Winnie The Pooh

Menulis memang menyenangkan, bisa berbagi cerita dan pengalaman, informasi dan info kejadian sekitar.

Sunday, 15 November 2015

Karang Taruna merupakan Wadah Pengembangan Generasi Muda

Foto bersama Walikota, Sekda dan Pimpinan Muspida Kota Palembang setelah Upacara Memperingati Hari Pahlawan 10 November 2015 di Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang.
Karang Taruna merupakan wadah pengembangan generasi nonpartisan, yang tumbuh atas dasar kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat khususnya generasi muda. Sebagai organisasi sosial kepemudaan Karang Taruna merupakan wadah pembinaan dan pengembangan serta pemberdayaan dalam upaya mengembangkan kegiatan ekonomis produktif dengan pendayagunaan semua potensi yang tersedia di lingkungan baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam yang telah ada.
Dokumentasi itu penting, jadi sebelum action ya jepret dulu tentunya...
Berbicara Karang Taruna, saya sebagai pemuda pun sangat senang dan bangga bisa bergabung di Organisasi tersebut. Selain menambah kegiatan dan aktivitas saya, tentunya juga menambah teman dalam pergaulan saya, dan tentu saja teman-teman yang tergabung dalam Karang Taruna adalah orang-orang yang memiliki jiwa dan semangat untuk maju. Yaaa...benar sekali, daripada kita menghabiskan waktu untuk hal yang tidak jelas, lebih baik jika kita bergabung dalam Organisasi yang jelas arah dan tujuannya dan juga resmi di dukung oleh Pemerintah, tentunya akan sangat banyak manfaat nya bukan??.
Ketua Karang Taruna Kecamatan Sukarami bersama warga membersihkan sungai yang dipenuhi sampah.
Sebagai Pengurus Karang Taruna di Tingkat Kecamatan Sukarami Kota Palembang, banyak agenda kegiatan yang kami rencanakan. Salah satunya pada hari Minggu, 15 November 2015, kami bersama jajaran Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan (Camat dan Lurah Se-Kecamatan Sukarami Palembang) melaksanakan kegiatan gotong royong.
Wah sepertinya saya dan Pak Camat jadi mandor ya...hihii...
Gotong Royong di Kecamatan Sukarami dilaksanakan setiap Minggu dengan jadwal giliran setiap Kelurahan. Hari Minggu kemarin, jadwal Gotong Royong di Kelurahan Sukarami. Diawali dari Jalan menuju Kantor Lurah Sukarami dilanjutkan ke Lokasi RT.37 dengan membersihkan sungai kecil yang dipenuhi sampah.

Musim panas dan kemarau panjang sepertinya akan segera berlalu ditandai dengan seringnya hujan kecil dan gerimis. Dan benar saja seperti ramalan cuaca bahwa diperkirakan pada bulan November dan Desember akan datang musim penghujan.

Begitu banyaknya sampah, semuanya adalah sampah rumah tangga
Mengantisipasi datangnya musim penghujan, apalagi dengan curah hujan yang tinggi, biasanya akan mengakibatkan banjir terlebih lagi di wilayah ini. Melihat sungai yang dipenuhi sampah ini, warga yang dikomando oleh Ketua RT langsung saja beramai-ramai membersihkan sampah di aliran sungai tersebut.

Diperlukan peran serta dan kesadaran masyarakat untuk membangun lingkungan. Jika kita lihat disini, banyaknya sampah yang menghambat aliran sungai, harusnya kita sadar, dan harusnya masyarakat lebih sadar lagi atas apa yang mereka lakukan, karena sampah-sampah tersebut adalah sampah rumah tangga. 
Tepat di depan Kantor Lurah Sukarami Kec. Sukarami Palembang
Bukankah sekarang ini sudah banyak jasa-jasa pengangkut sampah rumah tangga. Di rumah saya saja memakai jasa pengangkut sampah dan hanya membayar Rp. 20.000,- (Dua Puluh Ribu Rupiah) saja. Dan menurut saya, itu bukan harga yang mahal kan?? 
Photo bersama Camat, Kepala UPTD DKK Sukarami dan Lurah se-Kec. Sukarami
Sebenarnya banyak sekali uneg-uneg di dalam benak saya ini dalam masalah sampah, mungkin salah satunya saya ingin mengadakan semacam kegiatan tentang kebersihan yang bisa membuat warga terkesan dan sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan, tapi apa ya....??? Belum punya ide nih, hehee....

Oke deh kalau begitu, saya mau semedi dulu barangkali nanti saya mendapat wangsit ya...hahaaa...atau mungkin nanti mendapat ide dari pemirsa setia ya....

Cukup sekian cerita dari saya, nyambung cerita lain di episode berikutnya ya...bubyee....

2 comments:

  1. Karang taruna masih ada to? Nggak gaul di kampung sih, sering pindah.

    ReplyDelete