Winnie The Pooh

Wisata Religi

Saat jalan-jalan ke Kota Jakarta dan singgah di Masjid Istiqlal.

Pantai Mutun Lampung

Study Tour bersama teman kampus ke Lampung

Wisata Religi

Ziarah ke makam Almarhum UJE

Wisata Religi

Singgah ke Masjid Istiqlal Jakarta

Wisata Religi

Masjid Kubah Emas

Pulau Kemaro

Prasasti Legenda Pulau Kemaro

Masjid Cheng Ho Palembang

Arsitektur Cina yang melekat pada Masjid Cheng Ho Palembang seakan-akan saya berada di Negeri Cina

Asrama Haji Lampung

Sewaktu Study Tour ke Lampung menginap di Asrama Haji Lampung

Pulau Kemaro

Gerbang masuk menuju Pulau Kemaro Palembang

Pantai Mutun Lampung

Indahnya pemandangan Pantai Mutun Lampung

Kenangan Teman Kuliah

Indahnya kebersamaan bersama teman kuliah, masa-masa yang tak terlupakan

Jalan-Jalan

Dermaga Pelabuhan Tanjung Api-api

Jalan-Jalan

Foto Ramai-ramai di Dermaga Pelabuhan Tanjung Api-api

Jalan-Jalan

Dermaga Penyeberangan menuju Pulau Pahawang

Holiday

Serunya bermain banana boat di Pantai Clara Bandar Lampung

Jalan-Jalan

Serunya bermain di Pantai Clara Bandar Lampung

My Birthday

Serunya Ulang Tahun ku bersama teman-teman ku....tiup lilin nya.............

My Birthday

Suapan dari Bunda yang tersayang, Bunda Rita.............

My Birthday

Potong Tumpengnya.............

Belajar Ngemse

Belajar memberanikan diri tuk tampil di depan umum.............

Tim Merah Putih

Suasana Kemeriahan HUT Kemerdekaan RI Tahun 2019.............

Juara

Yeay...dapat hadih dan piala nih.............

Tim Medis selalu siaga

Kenangan sewaktu dirawat saat Diklatsar.............

Coach Abah Qum

Teman Seperjuangan dalam satu kelompok.............

Coach Abah Qum

Teman Seperjuangan dalam satu kelompok.............

Bonbon n Embul

Senangnya main sama dua bocah yang super gemesin ini.............

My Bonbon

Bocah yang selalu Aktif.............

Thursday, 31 December 2015

Holiday.....serunya bermain di Pantai Clara Bandar Lampung

Lokasi Penyeberangan menuju Pulau Pahawang
Libur panjang...uyee...melihat kalender, eh ternyata banyak tanggal merah nih Desember. Tanggal 25 Desember ini hari Jumat, eh ternyata tanggal 24 nya juga merah tuh libur memperingati hari Maulid Nabi, eemmzzz...kalau dihitung jadinya Kamis, Jumat, Sabtu dan Minggu, horeeee 4 hari libur. 

Sedang asyik menghitung hari...(cieee kayak lagu aja ya...hehee.....) Handphone ku tiba-tiba berdering, terlihat dilayar nama Nita temanku yang memanggil.

"Haloo....assalammualaikum..." jawabku
"Waalaikumsalam...jawabnya diujung telepon sana, "punya job gak hari sabtu minggu ini?" Tanya nya lagi.
"Kebetulan belum ada sih, hanya ada beberapa undangan nikahan, ada apa nih?" Tanyaku.
"Yaudah nanti ikut kami saja...siap-siap saja, jelasnya nanti kita ketemu ya". Sambungnya, dan kami mengakhiri pembicaraan dengan membuat perjanjian untuk bertemu.

Hari itu adalah Selasa, rencana mau pergi hari Rabu. Wah...mendadak nih, tapi aku mengiyakan saja karena memang ingin pergi liburan, hihiii.....

Rencana awal sih tujuan kami berangkat ke Bandung menggunakan mobil pribadi. Okelah...lanjut saja kataku. Setelah bersiap, rencananya akan berangkat Rabu jam 4 sore. Setelah packing pagi harinya masih sempat ngantor dulu nih, ee sekitar jam 1 siang si Nita telpon dan mengabarkan kalau sepertinya gagal rencana ke Bandung, waduh....down rasanya karena bakalan gagal pergi liburan.

"Jadi gimana??" Tanyaku.
"Kalau setuju sih kita ke Lampung aja, mau gak??" Ujarnya
"Oke deh...kemana aja lah yang penting liburan, lagian udah terlanjur packing nih, malu dong kalo gak jadi berangkat...."seru ku meyakinkan.
"Oke deh...kalau begitu kita ke Lampung, siap berangkat jam setengah delapan ya selepas sholat Isya..." Nita menambahkan.
"Oke deh....."tambahku lagi.

Singkat kata singkat cerita....(duuhhh kayak lagu aja ya...hihii....) setelah selesai sholat isya dan bersiap, aku meminta Bapak untuk mengantar sampai di tempat yang telah dijanjikan. Sampainya disana semua sudah menunggu, ternyata saya sedikit telat ya...hihiii...

Setelah semua siap, akhirnya sekitar jam 8 malam itu kami langsung bertolak dari Palembang menuju Lampung dengan menggunakan mobil pribadi. Setelah menempuh perjalanan yang begitu lumayan, dan tentunya beberapa kali berhenti di pom bensin untuk istirahat maupun "pipis" akhirnya sekitar jam setengah 6 pagi kami sudah tiba di lokasi tujuan, tepatnya dirumah saudara dari salah satu rombongan, yaitu berada di perumahan dosen UNILA.

Setelah istirahat sejenak, mandi dan ganti pakaian, kami pun lanjut ke kediaman saudara yang lainnya, dan tidak begitu jauh dalam waktu 20 menit kami sudah sampai di lokasi tujuan. Sesampainya di sana semuanya istirahat, sedangkan aku dan Nita masak menyiapkan makan siang.

Sempat bertanya kepada empunya rumah, "ini di daerah mana ya???" Lalu aku bertanya, "kalo daerah Tanjung Karang dan Gunung Sari jauh gak ya??". "Ooh...itu sih deket...mungkin cuma 10 menit perjalanan", jawab si empunya rumah. Wah...langsung saja aku menghubungi keluarga yang berada di Tanjung Karang dan segera saja mereka datang menjemput aku lalu diajak jalan-jalan mengunjungi sanak keluarga disana.

Ada beberapa tempat yang aku kunjungi, yang pertama ke daerah Tanjung Karang tidak jauh dari Stasiun Kereta Api Tanjung Karang. Kemudian lanjut ke pasar tempat paklek ku bekerja di toko grosir pakaian sekaligus membelikan pesanan Ibuku yaitu membeli kain panjang. Setelah itu lanjut ke daerah Gunung Sari tepatnya di belakang Gedung Juang.

Sok berani nih....ke tengah laut...padahal kagak bisa berenang
Selanjutnya dihari kedua, pagi sekali kami sudah bersiap dengan perintah tidak usah mandi....(waduh...) karena akan mandi di pantai saja. Okelah....jam 8 kami berangkat menuju pantai, belum tau sih pantai mana yang dituju. Setelah sampai di pantai, ternyata itu adalah lokasi penyeberangan menuju ke Pulau Pahawang. Benar saja, sampai disana kami langsung bertanya kepada para tour guide menanyakan adakah kapal untuk menyeberang, wah...ternyata semua kapal penuh...iya semua penuh untuk hari ini. Dan ternyata, mereka semua yang ingin menyeberang sudah pesan kapal itu sejak 2-3 hari yang lalu. Wah...ketinggalan nih gak bisa pergi snorkeling dong. Alhasil...karena gagal mendapatkan kapal untuk ke Pulau Pahawang, akhirnya kami memutuskan untuk ke Pantai Clara saja.

Belajar mendayung ya...itu loh sahabatku Nita...
Sampainya di Pantai Clara, langsung saja deh nyebur...hehee....padahal kagak bisa berenang ya..... hahaa.... Melihat ada penyewaan perahu, langsung saja kami menyewanya untuk satu jam. Lumayan lah walau belum bisa mendayung, muter-muter aja di tengah laut, hihii....

Naik Banana Boat ya....
Setelah puas main perahu kecil, kami langsung saja main banana boat. Dengan biaya 30.000 rupiah per orang, kami ber 6 langsung saja naik banana yang sudah dipesan. Emmm....takut sih sebenernya, karena gak bisa berenang, gimana nanti kalo dijatuhin ditengah laut, tenggelam gak ya??? Ehh..tapi kan pakai pelampung ya, pastinya bisa ngambang dong gak tenggelam, hihiiii.....
ini yang fotoin dari kapal yang menarik banana
Serunya main banana boat...diajak keliling memutari lautan hingga ke tengah. Wewww...rasanya seru banget deh....walau takut-takut, tapi rasanya fresh banget dan bisa teriak sekuatnya... sok..sok..berani gitu, hahaaa.....
serunya.....assiikkk.....

Tengah lautan bener nih...sumpah deh takut juga tapi seneng...hihii...
Setelah beberapa putaran, sang sopir pun bersiap menjatuhkan kami, wah kayaknya gak seru ya kalo main banana boat gak diceburin, alhasil....cebuuuurrrr......banana terbalik dan kami berjatuhan....huaaaaa....saya takut banget nih kalo gak nongol lagi.....
Huaaaaa....rasanya takut banget saat jatuh langsung tenggelam...tapi untungnya nongol lagi ya...hihiii...
Tolooong......wah ternyata bisa nongol ke permukaan ya, oia aku lupa kan pakai pelampung, mungkin kalo gak pakai pelampung aku udah tenggelam dan gak nongol lagi ya, hiks...hikss....
setelah jatuh, berusaha mendekati banana lagi nih....
Alhasil kami semua ditarik kembali menaiki banana, walaupun agak susah ya tapi akhirnya kami bisa kembali menduduki banana dan perjalanan pun lanjut lagi untuk beberapa putaran...assyiiiikkk.....
Berusaha naik ke banana...uuhhh...susah nya naiknya...

Akhirnya....bisa naik lagi....yee....saya di depan nih tapi liat apa ya kok gak liat kamera...hahaa....

Uyee.....lanjut jalan lagi.....
Huaaaa.....permainan pun selesai dan kami diturunkan secara tidak sopan oleh pemilik banana dengan diceburin di tengah laut dan ditinggalkan pergi....alhasil...aku dan Nita hanya bisa berteriak memanggil minta tolong (karena gak bisa berenang....huaaaaa....) untungnya ada pak Udin yang menolong kami dan akhirnya kami bisa sampai ke tepian...hihiii....

Waktu menunjukkan jam 12 siang, wah pantas saja matahari terasa sangat terik ya...luar biasa untuk menghitamkan kulit nih, hahaaa..... Akhirnya kami makan siang bersama di pantai (udah bawak bekal nasi bungkus nih, hihiii....). Setelah selesai makan lalu kami mandi dan ganti pakaian, dan....lanjut pulang ke rumah penginapan. Sampainya di rumah jam setengah 3 an ya, kami pun istirahat.

Nah....itu cerita ku seharian bermain di Pantai Clara Bandar Lampung. Nah, hari selanjutnya kami ke Pulau Pahawang loh....snorkeling gitu....eittzz....tapi untuk postingan selanjutnya saja ya aku ceritakan, yang ini udahan dulu...hehee....

Oke deh, terima kasih ya....bubyee.....

Sunday, 20 December 2015

Pelajaran Berharga dari MC Job

Eksis dulu sebelum berangkat tugas ya....
MC (Master of Ceremony) atau yang disebut dengan Pembawa Acara. Wah...kenapa saya berbicara mengenai "MC" ya.... Hemmmzz....kayaknya lagi baper nih, karena siang tadi barusan jadi MC, hihiii..... MC acara pernikahan gitu....

Eh, MC?? Memangnya saya bisa ya "ngemse"?? Hihiiii...sebenarnya sih saya juga masih belajar, belajar ngomong di hadapan orang banyak, awalnya sih takut, tapi lama kelamaan kok jadi suka ya....nah kecanduan nih kayaknya, eh tapi gak apa-apa lah ya kecanduan "ngemse" kan itu positif ya...daripada kecanduan belanja, kan bisa bangkrut perusahaan daerah dalam negeri (dompet maksudnya....)hahaaa...

Ngemse acara pernikahan
Tumben sekali ya saya ngomongin MC hari ini, sebenarnya sih saya hanya ingin berbagi cerita saja ya... Tau gak pertama kali saya jadi MC?? Itu awalnya dipaksa loh...jadi ceritanya kan ada tetangga mau nikahan, terus pembentukan panitia. Nah...waktu penunjukkan MC, ternyata gak ada yang bersedia (padahal di kampung saya itu banyak orang pinter loh...) terus nih Bapak saya (karena pergi bersama Bapak) dia langsung tunjuk aja deh, "Murni saja MC nya..."

Waduh...tersontak kaget nih sambil melongo gak percaya.... 

"Wah jangan dong...saya kan gak bisa..." seru saya menolak...

"Sudah, nanti diajarin dirumah" kata Bapak saya.

Yowes alhasil terima saja deh karena memang gak mungkin menolak perintah Bapak saya.

Terus nih, kan masih ada waktu seminggu sampai hari "H", nah dalam waktu seminggu itu saya ditatar sama si Bapak. Diajarin kata-katanya, yah namanya masih pemula ya masih gagap gitu.

Setiap hari belajar, teng tong.....tibalah saat yang "tak dinantikan" (ya iyalah tak dinantikan karena saya kan tidak mau jadi MC), huftz...rasanya keringat dingin sudah, dan...kostum saja tidak punya, bagaimana ini....

Alhasil, Ibu saya mencari-cari baju punya mbak saya, dapat juga sih baju semacam gamis gitu, make up sederhana hanya bedak dan lipstik, memakai jilbab sebisanya dan memakai sepatu hitam yang lumayan jelek, hahaaa....lucu deh kalau ingat waktu itu, penampilan masih sangat sangat tak diharapkan....

Lanjut nih, si Bapak membonceng saya menggunakan motor menuju tempat acara (sekaligus si Bapak Panitia juga dan kebetulan dia nantinya membawakan sambutan mewakili tuan rumah) sampai disana sebelum naik ke panggung diajarin Bapak lagi, "Jangan grogi ya....anggap saja penonton itu tidak ada..." bisiknya.

Tibalah acara dimulai, deg deg deg.....naiklah saya ke atas panggung. Sampai diatas panggung nih, jantung berdebar makin kencang, apalagi melihat tamu undangan yang memenuhi tenda, waauuu...kaki dan tangan saya pun gemetar....

Saya mencoba menguatkan dan menepis rasa takut itu, dengan memegang kertas kopelan kecil ditangan saya, saya mulai melakukan tugas saya, pembukaan saya lakukan dengan sederhana, tangan saya nampak gemetar memegang microphone, dan mungkin juga terlihat oleh hadirin, namun saya tidak bisa menghentikan kaki dan tangan saya yang gemetar, saya terus melanjutkan, dan akhirnya setelah dapat menguasai keadaan, tangan saya pun dengan sendirinya berhenti bergetar, Alhamdulillah.....

Setelah relaks, saya dapat membawakan acara sampai selesai. Dan saya melihat sepertinya Bapak memperhatikan penampilan saya dari awal sampai selesai. Setelah tiba dirumah, dengan takut-takut saya bertanya kepada Bapak "gimana penampilan saya tadi Pak?"

"Ehhmmmm....sudah cukup bagus, hanya saja diawal tadi penonton kurang disapa, seharusnya disapa dulu, tapi lumayan lah untuk permulaan sudah cukup bagus..""

Wahh....serasa mau teriak nih saya...hahaaa....ternyata saya bisa ya, hanya saja saya akan memperbaiki untuk selanjutnya.

Ngemse dadakan di acara kantor
Setelah penampilan MC perdana saya, selanjutnya jika ada acara di daerah kampung saya, saya selalu ditunjuk menjadi MC. Semenjak itu saya merasa bahwa saya harus banyak belajar, belajar kata-kata dan belajar menguasai panggung. Setiap selesai tampil, saya selalu bertanya kepada Bapak gimana penampilan saya? Apa yang kurang? Ini dan itu...yaahh Bapak adalah Guru pertama saya yang mengajarkan bagaimana caranya ngemse yang baik, terimakasih ya pak...

Selanjutnya nih, waktu itu ada acara di kantor saya, kemudian pimpinan saya bingung mencari siapa yang akan membawakan acaranya karena waktunya sudah mendadak, nah...saat itu lah saya kena "todong" lagi, iya nih...di suruh ngemse dadakan, waduh.....

Jadi nih ya, sebagai MC amatir ya melaksanakan semampu saya, dan syukurlah acara berjalan lancar. Nah....sejak saat itu ya, setiap ada kegiatan dan acara kantor, saya selalu diberi tugas ngemse. 

Dianterin foto ini sama si empunya hajat...jelek bingitz ya...hihii...
Setelah beberapa kali melakoni tugas menjadi MC, banyak pengalaman dan pelajaran yang saya dapatkan. Pernah juga merasa sangat malu karena salah membawakan acara, (kesalahan teknis karena kurang koordinasi...hihii...), pernah juga dimarahin, pernah juga lupa menutup salam ketika acara selesai (hahaa....). Pokoknya bermacam pengalaman deh, kadang suka kadang duka. Kadang dapat pujian tapi juga kadang dapat kritikan. Tapi sejujurnya sih, saya lebih suka mendapatkan kritikan daripada pujian, kenapa?? Karena sebuah kritikan akan membuat kita introspeksi dan mau belajar lagi memperbaiki diri untuk yang lebih baik, sedangkan kalau pujian, menurut saya itu hanya akan menyesatkan saya karena saya akan terlena dan malas untuk belajar (itu menurut saya loh ya....)

Banyak teman saya nih yang ngomong "wah...cair terus nih ya banyak job ngemse". Eh...mereka tidak tau rupanya, dari sekian banyak saya menjadi MC, semua saya lakukan dengan ikhlas karena niat saya adalah membantu sekaligus belajar apalagi kalau acara kantor. Untuk acara pernikahan, ya kebanyakan di wilayah kampung sendiri atau terkadang masih keluarga. Jangankan mau dikasih "duit", terkadang malah nih yang punya hajat awalnya memohon untuk dibantu, eee setelah selesai acara boro-boro ngucapin terima kasih, aahh ya sudahlah lupakan saja, hahaaa... Tapi terkadang ada juga orang yang ngucapin terima kasih sambil ngasih amplop (ada isinya pula...hahaaa) ya terima aja deh...lumayan buat beli bedak, hihii...

Tapi, saya punya cita-cita yang belum tercapai nih, saya ingin bicara ataupun ngemse di hadapan Walikota (hihiii....mungkin gak ya...) mungkin aja kan??? (Menyenangkan hati sendiri nih...hahaaa). Terakhir sih, saya ngemse untuk acara Reses Anggota DPRD Provinsi, walaupun nervoust tapi Alhamdulillah sukses juga sih....

Nah....itulah sekilas pengalaman saya di dunia MC. Apakah teman-teman juga mempunyai pengalaman yang sama seperti saya?? Bagi-bagi dong ya....heheeee....

Sekian....dan terima kasih....

Wednesday, 16 December 2015

Penuh Kejutan di setiap Ulang Tahun ku

Tiup lilin ya....serasa masih umur 5 tahun deh...hihii...
Ulang Tahun, iyaa....bahasa keren nya Birthday...eemmzzz...setiap orang mungkin akan membuat sesuatu yang spesial di setiap hari ulang tahunnya. Sebagian orang, dan juga teman-teman di sekitar saya pun terkadang membuat acara heboh untuk merayakan hari ulang tahun nya, apalagi jika dia adalah keluarga "berada" terkadang merayakan besar-besaran, hihii....

Jika saya, makna ulang tahun itu apa ya? Eemmzzz...tidak ada yang spesial sih menurut saya, hanya saja itu adalah hari untuk bersyukur karena saya telah dilahirkan ke dunia ini, dan juga hari yang mengingatkan saya bahwa usia saya sudah berkurang (bukan bertambah ya...hihii...). Dan bagi saya, saya hanya ingin berbagi rasa syukur itu bersama orang-orang terdekat saya. (Eitss....tapi bukan berarti saya tidak bersyukur di hari yang lain ya...hehee....)


Kalian tahu ini siapa?? Ini suapan dari bunda kesayangan aku bunda Rita Asmaraningsih 
Bagi saya, bisa mengumpulkan teman-teman adalah sesuatu yang sangat luar biasa, di tengah kesibukan dan rutinitas sehari-hari, akan sangat menyenangkan dan tentunya membuat hati menjadi lebih bergembira dengan melihat teman-teman berkumpul, berbincang penuh canda tawa, aahhh...rasanya bahagia sekali ya...

Beberapa tahun yang lalu, yah tentunya Desember ya Ulang Tahun saya, hihiiii....., kebetulan nih ada sedikit rejeki, jadi saya mengajak teman-teman makan siang bersama di KFC. Sangat senang rasanya mengajak teman-teman berkumpul bersama...
Kejutan dari Ibu dibuatkan nasi tumpeng, walau sederhana potong tumpeng dulu ya....
Tahun berikutnya, yaahh...walaupun tidak begitu dipersiapkan, saya kembali mengajak teman-teman untuk makan siang di rumah. Tidak ada undangan spesial, hanya mengajak makan siang bersama, eee...gak taunya nih temen-temen dateng membawa kue ulang tahun...kan malu saya...terlebih lagi ibu saya membuatkan nasi tumpeng, hadewww....bener-bener penuh kejutan deh....
Para sahabat datang membawa kue ultah, iya udah tiup lilin dulu nih....
Terkadang juga itu my soulmate dateng tiba-tiba membawa kue ultah beserta pernak pernik kado...hahaayyy....suka deh....
My soulmate datang tiba-tiba membawa kue ultah, tiup lilin lagi deh...

Tahun ini nih, masih saja ada yang memberikan kejutan buat saya, memang sih tahun ini my soulmate sedang berada di Surabaya disaat hari ultah, lalu teman-teman masih saja memberikan kejutan. Emmmzz....teman kantor nih dengan pura-pura tidak tau apa-apa diam saja, ternyata setelah selesai sholat dzuhur, eee....si teman-teman membawakan kue ultah yang sudah dihias lilin...aduuhhh....terharu banget saya...hiks..hiks....

Baru selesai sholat mendapat kejutan tiup lilin lagi deh...
Aku sangat menyayangi kalian semua...terima kasih untuk cinta kasih sayang dan kehangatan, serta suasana kekeluargaan dan kebersamaan yang sudah diciptakan, aku ingin ini untuk selamanya. Jangan pernah ada kebencian, dan jangan pernah ada permusuhan diantara kita. Kita jaga tali silaturahmi hingga tutup usia nanti.

I Love you all.....

Thursday, 3 December 2015

Bolu Kojo Resep Sederhana ala Chef Uni

Bolu Kojo Resep Sederhana
Bolu Kojo...yeaahh...semua pemirsa pastinya sudah tau ya dengan makanan yang satu ini.  Katanya nih ya, bolu kojo ini makanan khas Sumatera Selatan, khususnya daerah ibukota Palembang. Hemmzzz...memang benar sih, saya sebagai warga Palembang sangat sering menjumpai hidangan bolu kojo ini, apalagi jika ada acara-acara tertentu, tidak ketinggalan penampakan bolu kojo ini.

Bolu kojo dengan ciri khas berwarna hijau memiliki tekstur lembut, yang pastinya salah satu bahannya adalah santan dan juga rasa alami dengan memakai air daun suji atau daun pandan, dan tentunya tidak membutuhkan bahan pengembang atau bahan pelembut kue ya.

Hemmmzzz...omong-omong tentang bolu kojo nih, malam ini jadi pengen buat bolu kojo. Saat melihat ke dapur...eehh tenang saja ternyata si Ibu baru saja memasak santan, setelah saya tanya untuk apa santan nya? Gak buat apa-apa, cuma buat persediaan saja...jawab Ibu saya. Yowess...capcuss saja deh pergunakan santan untuk membuat bolu kojo.

Sebenarnya sih saya belum terlalu bisa untuk membuat kue, tapi ya belajar saja lah ya, semua orang pasti bisa toh asal ada kemauan untuk belajar??? Yeaaahh...betu dong ya....hehee...

Meskipun badan capek dan mata udah 5 watt...tapi semangat untuk membuat bolu kojo mengalahkan segalanya, ciee ileee.....

Langsung saja menyiapkan peralatan dan bahan keperluan bolu kojo. Hemmzzz...karena hari sudah malam ya, langsung saja deh saya menulis resepnya, tapi ini resep saya pribadi ya, masih sangat sederhana, karena cuma buat cemilan keluarga saja dan belum untuk dipasarkan...heheee....
Adonan siap dimasukan baking pemanggang
Bahan-bahan :

  • 4 butir telur
  • 250 gr gula pasir 
  • 300 gr tepung terigu
  • 100 ml minyak goreng (bisa diganti margarin)
  • 500 ml santan
  • 15 ml pasta pandan (jika ada air daun suji/daun pandan)
  • 1 sdt garam halus 

Siap dipanggang hingga matang...
Cara membuat :

  • Telur, garam dan gula pasir dikocok sebentar, tidak perlu sampai mengembang.
  • Masukkan pasta pandan, santan dan minyak goreng, aduk rata.
  • Masukkan tepung terigu dan aduk perlahan hingga rata.
  • Siapkan pemanggang dan masukkan adonan tadi ke dalam alat pemanggang.
  • Panggang dengan api kecil sekitar 1 jam (karena jika api terlalu besar akan menyebabkan gosong dan juga belum matang dibagian tengahnya)
  • Sebelum diangkat, coba di cek dulu ya...dan pastikan kalau bolunya sudah matang.
  • Selesai...hidangkan deh....

Saya memakai baking pemanggang ini, bisa dilihat perkembangan bolunya ya...hehee...
Nah pemirsa...itulah hasil kerjaan saya malam ini, lumayan lah buat cemilan besok pagi ya... Resep yang sangat sederhana bukan?? Tidak memerlukan bahan yang berlebihan, dan cara membuatnya juga sangat mudah dan gampang. 

Udah dulu ya...mata ini gak bisa diajak kompromi lagi nih...istirahat dulu ya...selamat malam...bubyee....

Wednesday, 2 December 2015

Kenapa kok suka Garfield???

Ini big garfield hadiah ultah dari si doi...
Garfield...ada yang tau??? Aaahh...rasanya cukup familiar, dan saya dapat perkirakan bahwa 87 persen orang mengetahui ini "garfield", loh...13 persen nya itu berarti gak tau dong...ehemmm yaa kalau mau dibilang seratus persen sih, si embah saya saja gak tau sama garfield, ya kira-kira begitulah, hehee....

Ini big garfield juga...dapatnya sangat jauh diluar kota...weheehee...

Garfield, kucing lucu berwarna oranye, gendut, menggemaskan, dalam sebuah film itu adalah kucing peliharaan Jon Arbuckle. Garfield nakal, jahil, apalagi sama temannya Odie...Pokoknya gak bosen saya liat garfield dengan segala tingkah jahil dan nakalnya itu membuat saya semakin gemas...hahaa....

Kalau ini si garfield ikut wisuda...barengan sama si doi wisuda...hehee...
Ada yang bertanya kepada saya, kenapa sih kamu sukanya garfield?? Kenapa gak hello kitty aja, kenapa gak teddy bear aja?? Kenapa...kenapa....

Heheee...jawab saya ya cuma bisa "nyengir"...Ya abisnya saya juga gak tau kenapa saya suka sekali sama garfield, jadi hampir semua barang berbentuk garfield itu pokoknya "wajib" dan "kudu" punya, walaupun nyarinya susah n terkadang hanya ada satu-satunya...memang hampir semua boneka atau pernak pernik garfield tergolong langka, kadang harus pesan khusus, weleh weleh....

Bantal garfield ini sudah lama sekali...hadiah pertama kali dari si doi...
Namanya juga barang "kesukaan" ya gak tau darimana asalnya bisa suka, tapi suka itu kan tak memerlukan alasan, sama seperti kita mencintai seseorang kan tak perlu alasan, jiiaaahhh...sok romance...hahaaa....

Untungnya nih punya si doi yg perhatian super, tau akan kegemaran saya pada garfield, setiap ada kesempatan melihat si garfield itu tanpa pikir 2 kali dia langsung beli tuk saya...asseekkk...
Semua serba garfield...kue ultah pun garfield...hehee...

Untuk koleksi garfield sendiri sih, saya sudah lumayan buanyaak meskipun belum juga puas...(manusia gak pernah merasa puas ya...hihiii....) dari boneka terkecil, sendal garfield, big garfield, hampir memenuhi lemari penyimpanan, pengennya sih nanti punya lemari kaca super besar yang khusus isinya koleksi garfield...weheheee....

Nah...udah dulu ya cerita seputaran garfield, barusan notif bbm berbunyi, ada teman saya memberitahu bahwa ada boneka garfield di toko boneka di sebuah mall...dan dia bilang hanya satu-satunya...huaaaa.....harus cepat nih cek lokasi jangan sampai gak dapet (teman saya ini sangat tahu kalau saya sangat suka garfield...makasih ya my friend...).

Cusss....pergi dulu ya...terima kasih....